Mengesankan! Dua Suporter Rival Abadi Ini Bersatu Dalam Damai

Mengesankan! Dua Suporter Rival Abadi Ini Bersatu Dalam Damai

Tentunya kita mengenal dunia persepak bolaan di Indonesia banyak mengundang kontroversial. Mulai dari komite tertingginya hingga yang hanya menonton. Perdebatan, perselisihan dan berakhir perseteruan.


Kadang pelatih protes pada wasit akan jalannya pertandingan, antar pemain beradu fisik saat proses pertandingan hingga kisruh para suporter karena ingin saling mendukung tim kesayangan.

Seperti kedua suporter ini, Aremania dan Bonekmania yang dimana perseteruan mereka seakan telah mendarah daging. Sebelumnya tiap kali kedua tim ini dipertemukan memang selalu memunculkan atmosfir panas.

Mereka akan saling mengumbar ke-rivalanya, bahkan kadang sampai menelan korban jiwa. Sangat disayangkan bukan? Sebenarnya, sama saja dengan mencoret nama baik persepak bolaan Indonesia.

Sampai-sampai demi menjaga keamanan saat Arema kontra Persebaya, maka tidak ada suporter yang boleh masuk stadion masing-masing tim lawan. Jika Arema main tandang tidak ada bonek yang boleh masuk stadion, begitupun sebaliknya.

Namun, lain dalam pelaksanaan turnamen Piala Gubernur Kaltim 2018 ini. Rupanya Aremania dan Bonekmania ini telah membuat kesepatan damai atas kesuksesan jalanya pertandingan. Mereka sepakat akan menjaga situasi dan kondisi agar tetap aman dan kondusif.

Pasalnya dalam pertandingan semifinal yang diselenggarakan di Stadion Utama Palaran, Samarinda, Jumat (02/03/2018), akan mempertemukan Arema FC dengan Persebaya.


Gatot ketua Aremania Samarinda menegaskan bahwa tim aremania siap untuk menekan ego dan mampu menghormati jalannya turnamen yang diselenggarakan di Kaltim ini.

"Tentunya ini suatu hal yang luar biasa. Dua rival dari Jatim bertanding di Samarinda. Kita harus menahan ego masing-masing. Suporter Jatim ini berat sama-sama banyak basis suporter, jangan sampai kita mencederai Kota Samarinda dan Kalimantan Timur," kata Gatot, dilansir dari Republika.co.id (02/03/2018).

Begitu juga dengan perwakilan dari bonekmania yang tidak ingin rivalitas kedua kubu malah akan merusak suasana dan ketertiban pertandingan. Ketua Bonekmania, Cak Edi pun mengatakan bahwa akan menjaga komunikasi yang baik dengan aremania agar tidak sampai terjadi gesekan antar suporter.


"Intinya kita sama-sama menjaga komunikasi. Kita punya tanggung jawab seluruhnya supaya tidak ada gesekan antarrival," begitu ujar Cak Edi.

Kesepakatan dua suporter rival ini disambut baik oleh Ketua Pusamania Tommy Ermanto Pasemah. Segala fasilitas akan disiapkan oleh Pusamania selama Aremania dan Bonek berada di Samarinda. Tommy hanya meminta agar kedua kubu yang rival ini mampu meleburkan ego mereka dan menghargai yang berbaju orange Pusamania sebagai tuan rumah.

Pertandingan semifinal Piala Gubernur Kaltim ini memang akan menjadi drama yang seru nun panas. Baik dari pemainnya hingga suporternya. Sudah lama kedua pendukung tim kesayangan Arema dan Persebaya ini tidak pernah bergabung dalam satu stadion. Semoga kedua kubu suporter ini betul-betul mampu menjamin kesepakatan damai ini.

Mampukah kesepakatan ini ternyata menjadi awal yang indah untuk kedua kubu ini bersatu dalam damai selamanya? Mengingat kedua tim ini berada dalam satu pulau Jawa Timur.

Sumber 





Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Popular Post

Arsip Blog